Menjadi Pemuda Indonesia yang Bahagia

Menandai hari Sumpah Pemuda ke 87, penulis akan bercerita tentang bagaimana seharusnya pemuda Indonesia wajib berbahagia lahir di tanah ibu pertiwi.
Ada berbagai faktor yang melandasi kenapa pemuda Indonesia harus berbahagia dibanding pemuda negara-negara lain. Bersyukur lahir di negara yang memiliki iklim tropis, banyak tersebar gunung berapi, dan yang lebih penting negara yang berketuhanan (sesuai pancasila sila pertama). Oke, mari kita pelajari lebih lanjut faktor tersebut adalah :

Pertumbuhan Ekonomi
Indonesia yang sekarang ini dijuluki sebagai negara berkembang dengan tingkat konsumsi masyarakatnya yang bisa dibilang Fantastis ! Saat ini 55% pertumbuhan ekonomi kita disumbang dari sektor konsumsi masyarakat Indonesia. Memang negara kita sekarang ini terkenal di dunia sebagai salah satu negara konsumtif. Sebagai pemuda Indonesia seharusnya kita harus berbahagia, peluang sangat terbuka lebar. Bagi kamu pemuda yang cerdas, untuk menangkap peluang tersebut pasti akan berpikir untuk memasarkan produk atau jasa dengan jalan menjadi wirausaha. Untuk lebih jelasnya bagaimana memulai usaha bisa baca postingan saya yang akan datang. :)

Demografis
Dari 255,46 juta penduduk Indonesia saat ini, lebih dari 60 juta adalah pemuda. Bagi kalian pemuda yang suka bergaul bisa menambah jaringan ke pemuda-pemuda di Indonesia. Jumlah yang sangat besar untuk menambah pertemanan. Meskipun jumlahnya bisa dikatakan WOW! namun hal ini tidak mustahil untuk dilakukan, mengingat sekarang ini peran media sosial dan internet sangat membantu untuk menambah pertemenan. Lebih efektif lagi kalau kita bisa interaksi langsung dengan teman-teman kita. Semakin luas jaringan kita, semakin besar peluang untuk menggapai tujuan hidup. Pilih jaringan pertemanan yang positif dan sesuai dengan passion diri.

Budaya
Kekayaan budaya Indonesia sudah tidak terbantahkan dimata dunia. Berbagai suku, adat, seni, dan pakaian masyarakat Indonesia beragam tersebar dari Kota Sabang sampai Kota Merauke. Kekayaan budaya tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia pada dasarnya adalah masyarakat yang kreatif. Kita sebagai keturunan nenek moyang yang kreatif memiliki DNA yang kreatif. Anugerah kerativitas yang diturunkan secara turun temurun baik melalui hubungan darah ataupun pembelajaran budaya merupakan hal yang harus kita syukuri. Manfaatkan kreativitas kita untuk berkarya membangun negara yang dikatakan sebagai negara konsumtif ini.

0 comments:

Post a Comment

 

Instagram

Twitter Timeline

Author


Hei ! Nama saya Ahmad Haris. Selamat datang di catatan perjalanan saya sebagai seorang yang bebas, bebas untuk bermimpi, bebas untuk berbuat, dan bebas untuk bermanfaat. Orang bebas ini memiliki passion di dunia
fashion dan desain grafis. Disamping itu memiliki hobi fotografi, traveling, dan running. Sekarang saya berprofesi sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Jawa Barat dan sebagai pelaku
start up entrepreneur bidang fashion.